Ini link
<html>
<head><title>yogi
anggara</title></head>
<body>
<a href="#satu"
target="_self">link 1</a>
<a href="#dua" target="_self">link
2</a>
<a href="#tiga"
target="_self">link 3</a>
<br>
<h2 id="top"></h2>
<pre>
<font style="font-size:26px;color:Red;">
Teknik Informatika UAD Kelas B</font>
• Perkembangan
Nasionalisme di berbagai negara
1. Pergerakan
Kebangsaan India
2. Gerakan Kebangsaan
Filipina
3. Gerakan Nasional
Rakyat Cina
4. Pergerakan Turki
Muda
5. Pergerakan
Nasionalisme Mesir
• Munculnya
paham-paham baru
Munculnya paham-paham baru di luar negeri seperti
nasionalisme, liberalisme, sosialisme, demokrasi dan pan islamisme juga menjadi
dasar berkembangnya paham-paham yang serupa di Indonesia. Perkembangan paham-paham
tersebut terlihat pada penggunaan ideologi-ideologi pada organisasi pergerakan
nasional di Indonesia.
</pre>
<h2 id="satu">Link 1 :</h2>
<div style="width:700px;">
B. Sejarah
Nasionalisme di Indonesia
Bagi
dunia ketiga abad ke-20 dapat dianggap sebagai abad nasionalisme, tidak lain
Karena menyaksikan timbulnya nation state (Negara bangsa), setelah berakhirnya
Perang Dunia II. Fungsi nation state dianggap menjumpai konsep bangsa
Indonesia. Apa yang diucapkan pada Sumpah Pemuda 1928 adalah kelengkapan dan
pembulatan konsep tersebut. Secara implisit Manifesto itu memuat paham
nasionalisme sebagai anti kolonialisme dan sekaligus memuat prinsip-prinsipnya,
ialah : kesatuan, kebebasan, persamaan, kepribadian. Prinsip-prinsip beserta
nilai-nilai nasionalisme tersebut sejak awal pergerakan nasional diperjuangkan,
secara simbolis, konseptual, fisik revolosioner dan dalam periode pasca
revolusi mengkonsolidasi.
Apabila
kita melacak pertumbuhan naionalisme Indonesia sejak kebangkitan nasional 1908,
melalui Manifesto Politik 1925 serta Sumpah Pemuda 1928, maka tidak dapat
diingkari bahwa meskipun masih dalam bentuk embrional, keempat prinsip
nasionalisme tersebut sudah hadir. Meskipun Budi Utama belum dapat dipandang
sebagai organisasi nasional dalam arti harfiah, namun pada hakekatnya
ideologinya menunjuk pada kesadaran diri akan kemandirian, kebebasan, kesamaan
serta penemuan identitas dirinya.
Selama
pergerakan keempat prinsip itu menjadi tujuan perjuangan kemudian melalui jaman
Jepang semangat nasionalisme meluas ke segala lapisan rakyat sehingga revolusi
Indonesia dapat dilancarkan. Sesungguhnya pada masa pasca revolusi, ideologi
nasionalisme masih tetap memiliki relevansi bagi pembangungan bangsa.
</div>
<br/><h2 id="satu">Link 2</h2>
A. Pengertian Nasionalisme
Nasionalisme
adalah semacam etnosntrisme atau pandangan yang berpusat pada bangsanya. Gejala
seperti semangat nasional, kebangsaan nasional, patriotisme dan sebagainya
terdapat pada semua bangsa, sebagai suatu gejala umum untuk mensolidarisasikan
diri dengan suatu kelompok yang senasib
Contoh: upacara bendera dll.
Link 2:
<br/><h2 id="dua"></h2>
<div style="width:700px;">
Bagi Indonesia, nasionalisme merupakan kunci untuk mengatasi
keberagaman adat istiadat, budaya agama serta etnis. Tanpa nasionalisme sebagai
alat pemersatu, sulit kiranya untuk mencari titik temu dari berbagai kebiasaan
yang berasal dari berbagai etnik. Nasionalisme dalam hal ini dapat dipandang
sebagai komitmen moral bangsa Indonesia untuk tidak memandang perbedaan itu sebagai
konflik, melainkan sebagai kenyataan yang tidak dapat ditolak, juga sebagai
kekayaan yang penuh dengan dinamika.
Pada
sisi lain, identitas nasional perlu dipupuk pada generasi muda lewat kesadaran
nasional yang perlu dibangkitkan lewat kesadaran sejarah. Kesadaran ini
mencakup pengalaman kolektif dimasa lampau, atau nasib bersama dimasa lampau
yang mendidik negara. Tanpa kesadaran sejarah nasional tidak akan ada identitas
nasional dan tanpa identitas nasional seseorang tidak akan memiliki kepribadian
nasional. Kesadaran nasional menciptakan inspirasi dan aspirasi nasionalis.
Nasionalisme sebagai ideologi perlu menjiwai setiap warga negara dan wajib
secara moral dengan loyalitas penuh idealisme yang membendung kekuatan
materialisme, konsumerisme dan dampak globalisasi yang negatif.
</div>
<h2 id="tiga">Link 3 : </h2>
<pre>
C. Faktor-faktor
Nasionalisme Indonesia
1. Faktor dari dalam (internal)
• Kenangan
kejayaan masa lampau
Bagi Indonesia kenangan kejayaan masa lampau tampak dengan
adanya kenangan akan kejayaan pada masa kerajaan Majapahit dan Sriwijaya.
Dimana pada masa Majapahit, mereka menguasai daerah seluruh Nusantara,
sedangkan masa Sriwijaya mampu berkuasa dilautan karena maritimnya yang kuat.
• Perasaan
senasib dan sepenanggungan akibat penderitaan dan kesengsaraan masa penjajahan
Penjajahan yang dilakukan bangsa-bangsa Eropa terhadap
bangsa Asia, Afrika mengakibatkan mereka hidup miskin dan menderita sehingga
mereka ingin menentang imperialisme barat.
</pre>
<a href="#top" target="_self">back
to top</a>
</body>
</html>
Ini html gambar
<html>
<head><title>teknik
informatika uad</title></head>
<body>
<table
border="1">
<tr>
<td><a
href="http://uad.ac.id" target="_blank"><img
src="image/IMG_7722.jpg"
style="width:300px;"/></a></td>
<td><a href="http://uad.ac.id"
target="_blank"><img src="image/IMG_7740.jpg"
style="width:300px;"/></a></td>
</tr>
<tr>
<td><a
href="http://uad.ac.id" target="_blank"><img
src="image/IMG_7802.jpg"
style="width:300px;"/></a></td>
<td><a
href="http://uad.ac.id" target="_blank"><img
src="image/IMG_77445.jpg"
style="width:300px;"/></a></td>
</tr>
</table>
</body>
</html>
Ini html table
<html>
<head>
<title>Tables</title>
</head>
<body>
<table
cellpadding=2 width="100%"
border=1>
<tr>
<td
rowspan=2> NO</td> <td rowspan=2>NIM</td><td
colspan=2>NILAI</td>
</tr>
<tr>
<td>UTS</td><td>UAS</td>
<tr>
<td>01</td>
<td>1500018073</td><td> </td>
</tr>
<tr>
<td>02</td><td> </td> <td> </td>
</tr></table>
</body>
</html>
Ini html menunya
<html>
<head><title>yogi
anggara</title></head>
<body>
<a
href="tabel.html"
target="main">tabel</a><br>
<a
href="image.html"
target="main">image</a><br>
<a
href="teks.html" target="main">link</a><br>
</body>
</html>
Ini html indeks nya
<html>
<frameset
cols="20%,*" border="1">
<frame src="kiri.html"/>
<frame name="main"/>
</frameset>
</html>







0 ulasan